tips-terhindar-masalah-finansial

Diterbitkan pada 1 Jul 2021 

 
Setiap orang yang menjalani kehidupan pasti tidak ingin terkena masalah yang dapat membuat dirinya stres.  Dilansir dari bisnis.com, salah satu hal yang paling sering membuat seseorang stres ternyata adalah masalah finansial. Bahkan, masalah finansial disebut sebagai chronic stressor alias sumber stres yang berkepanjangan. 
 
Psikolog Roslina Verauli mengatakan, jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini dapat membuat seseorang jadi mudah sakit. Dijelaskan lebih lanjut bahwa stres dapat memengaruhi sistem fisiologis, di mana tubuh akan menghasilkan 2 jenis hormon, yaitu catecholamines dan corticosteroids, yang membuat seseorang gampang kelelahan hingga kolaps. 
Karenanya, penting bagi Sobat Principal untuk mampu mengelola keuangan dengan baik dan menghindari masalah finansial yang sering menghantui. Jangan sampai kamu mengalami stres berkepanjangan karena adanya masalah finansial ini. Bagaimana cara untuk menghindarinya? Berikut tipsnya.
 
Tetapkan Anggaran
Membuat anggaran merupakan hal yang wajib dilakukan jika kamu ingin terhindar dari masalah finansial. Pada awalnya, menyiapkan anggaran mungkin membuat kamu pusing kepala dan sedikit stres, namun ini adalah cara terbaik untuk mengontrol keuangan. Dengan menetapkan anggaran, kamu pun bisa mengetahui berapa jumlah pengeluaran yang digunakan setiap bulannya dan ke mana saja alirannya. Kamu juga bisa menggunakan anggaran keuangan untuk melancarkan berbagai rencana yang ingin dilakukan, seperti membeli mobil, liburan, dan lainnya.
 
Potong Pengeluaran
Saat menerima gaji, godaan untuk membeli beragam kebutuhan pasti sangat besar. Tahan diri kamu! Coba cek ulang lagi apakah kamu benar-benar membutuhkan barang tersebut. Jika barang tersebut termasuk dalam kebutuhan tersier, seperti lipstik atau helm kekinian, kamu bisa menunda untuk membelinya. Dengan memotong pengeluaran yang tidak terlalu penting, kamu pun dapat mengatur keuangan dengan lebih baik dan tepat sasaran.  
 
Siapkan Dana Darurat
Tidak ada yang pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Bisa jadi suatu saat kamu memiliki keperluan mendadak yang membutuhkan dana dalam jumlah besar. Untuk menghindari kesulitan yang membuat kamu harus pinjam sana-sini demi memenuhi kebutuhan tersebut, siapkanlah dana darurat dari sekarang! Sisihkan sejumlah uang dari pendapatan bulanan kamu untuk dana darurat dan simpan di tabungan khusus, agar terhindar dari masalah finansial yang mendesak di masa depan.  
 
Cari Peluang Lain
Jika saat ini kamu sedang berada dalam situasi yang sulit, jangan panik dan putus asa! Tenangkan diri dan cobalah berpikir jernih, lalu ambil hikmah dari masalah yang dialami. Pada saat seperti ini, kamu pun bisa memikirkan cara lain untuk terbebas dari masalah finansial. Pertimbangkanlah untuk meningkatkan kemampuan kamu dengan mengikuti kursus atau mencari kerja sampingan. Terapkan dalam pikiran kamu bahwa setiap orang pasti pernah mengalami masa sulit. Dan, yang harus dilakukan adalah berpikir kreatif serta menyusun langkah terbaik untuk memperbaiki kondisi keuangan yang sedang bermasalah. 
 
Lakukan Investasi
Jika dana darurat disiapkan untuk kebutuhan mendesak, investasi dapat dilakukan untuk memenuhi beragam kebutuhan lainnya, seperti dana untuk menikah, pensiun, dan lainnya. Ada beragam pilihan investasi yang bisa kamu lakukan, seperti deposito, emas, saham, reksadana, hingga yang terbaru adalah membantu mengembangkan UKM dengan pendanaan yang kamu lakukan. Pastikan kamu memilih investasi yang paling sesuai dengan kemampuan dan kebutuhanmu, sekarang sudah banyak pilihan investasi yang bisa diambil, termasuk ragam investasi syariah yang tidak kalah menguntungkan dan sesuai dengan syariat Islam. Kamu juga bisa bertanya terlebih dahulu kepada ahli finansial atau orang-orang yang lebih berpengalaman di sekitar, agar bisa menemukan jenis investasi yang tepat. 
 
 
 
 


 

 

Dapatkan panduan lengkap tentang serba-serbi ibadah haji langsung ke email kamu!

Dapatkan informasi haji terkini langsung ke email kamu.

Saya memahami dan mengizinkan pengumpulan, penggunaan, dan pengungkapan data saya untuk tujuan terkait.