6 Hal yang Harus Dijauhi Agar Keuangan Tetap Terjaga

Diterbitkan 22 Nov 2021

Apakah kamu sering merasa tidak memiliki banyak pengeluaran, tapi uang selalu cepat habis setiap bulannya? Mungkin gaya hidupnya perlu dicek lagi nih, jangan-jangan kita terlalu mudah mengeluarkan uang untuk hal-hal yang sebenarnya bisa ditunda. Dilansir dari Business Insider, pengeluaran ini terjadi tidak hanya berasal dari pembelanjaan dalam jumlah besar, namun justru hal-hal kecil yang dapat membuat kondisi keuangan jauh dari kata aman. Terutama di tanggal tua.  Apa saja hal-hal kecil tersebut?

Kopi Kekinian
Jelas ada perbedaan yang signifikan antara membeli kopi kekinian dengan membuatnya sendiri di rumah. Apalagi, kalau kamu memutuskan untuk membeli kopi tersebut di kafe menengah ke atas dan menikmatinya di tempat. Kamu pasti tidak hanya akan membeli kopi, namun juga camilan yang tersedia di sana. Katakan saja kamu mengeluarkan dana sekitar 40-70 ribu setiap harinya. Memang sih, enak banget bisa sering-sering nongkrong di coffee shop yang nyaman, tapi baiknya lakukan ini secukupnya ya. 

Paket TV Kabel
Saat ini, ada banyak opsi untuk menikmati hiburan, termasuk film-film keren, bukan hanya lewat TV Kabel yang biaya berlangganannya cukup tinggi. Ada pilihan layanan streaming dengan biaya yang lebih terjangkau dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Akan lebih seru (dan hemat) jika Sobat Principal punya teman atau keluarga yang bisa diajak patungan untuk membayar layanan streaming ini, karena biasanya layanan ini bisa dinikmati di lebih dari 1 layar. 

Makan di Restoran 
Hang out bersama teman atau kencan dengan pasangan sering kali diwujudkan dengan makan di restoran. Iya tahu, seru banget makan di luar bareng teman-teman, tapi jika terlalu sering dilakukan, bisa-bisa mengganggu keuangan bulanan nih. Coba yuk sesekali ajak mereka untuk menghabiskan waktu di rumah, seru-seruan dengan masak bareng. Sekadar bikin camilan sederhana seperti pisang goreng atau kue coklat buatan sendiri. Lebih hemat, lebih akrab.

Produk Bermerk
Ada ungkapan lama yang mengatakan, ‘hidup itu sederhana, yang mahal adalah gaya hidup” setuju enggak? Kadang, demi gengsi kita ‘terpaksa’ menggunakan atau membeli barang-barang bermerk yang sebenarnya tidak terlalu kita butuhkan. Hingga akhirnya membuat keuangan jadi goyah. Membeli produk bermerk, terutama untuk barang-barang yang memang dibutuhkan itu boleh saja, karena biasanya barang-barang ini akan lebih awet dan jatuhnya akan jadi lebih hemat, dibanding membeli barang murah tapi gampang rusak hingga harus diganti berkali-kali. Jadi memang harus disesuaikan dengan kebutuhan. Termasuk untuk gadget yang bisa mendukung pekerjaan kita sehari-hari. 


Nah, dari semua hal yang disebutkan di atas, ada berapa yang sudah Sobat Principal lakukan? Kalau ada lebih dari tiga, kamu sebaiknya waspada! Kebiasaan ini harus segera diubah, agar tidak menimbulkan kesulitan finansial di masa depan. Coba dicek lagi ya, mana yang masih bisa dikurangi, akan lebih baik lagi kalau dananya dikonversikan jadi dana investasi syariah tuh! Nih cek pilihan investasi yang bisa kamu coba. Masa kini tenang, masa depan tenang!
 

Saya memahami dan mengizinkan pengumpulan, penggunaan, dan pengungkapan data saya untuk tujuan terkait.